Oi Wong Palembang! Ikan Belida Dilarang Dikonsumsi, Ada Intimidasi Denda-Bui

  • Whatsapp
Ikan belida dilarang dikonsumsi

Palembang – Bahan baku makanan unik Palembang, Sumatera Selatan, ikan belida Sumatera (Chitala Hypselonotus) masuk kelompok hewan diprotek. Hal tersebut sesuai Aturan Menteri Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Nomor satu tahun 2021.

“Iya betul, berdasar Kepmen KKP nomor satu tahun 2021. Kepmen model ikan yang diprotek,” kata Kepala Satker Pemantauan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (SDKP) Palembang.

Bacaan Lainnya

Maputra mengakui, walau sejauh ini Ikan Belida sering diproses jadi beragam model makanan dimulai dari pindang, pempek, sampai krupuk. Oleh karena itu penduduk ataupun industri makanan yang dilarang gunakan belida jadi olahan konsumsi.

“Kita rekomendasikan buat gunakan ikan lain saja untuk jadi bahan baku, seperti ikan tenggiri dan ikan gabus. Sebelumnya statusnya diprotek, ikan belida pun harganya tinggi, dan susah dicari, jika ada harga di atas Rp 130 ribu perkilonya,” tuturnya.

“Untuk yang menangkap akan dikenakan pidana denda sebanyak Rp 250 juta. Sedang buat yang pengepul pengadah distribusi dikenakan ancaman pasal SIUP adalah, Pasal 92 juncto Pasal 26 ayat 1 perihal Perikanan dengan denda Rp 1,5 miliar,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *